Search

Birokrasi Pemerintah dan Peranan Masyarakat untuk Memajukan Indonesia

Terkubur dalam keterpurukan, hanya akan meninggalkan kisah yang pedih dan akan menjadi perjuangan berat untuk para penerus. Bangsa Indonesia, sebuah bangsa yang kompleks, mempunyai sumber daya alam yang melimpah, mempunyai potensi yang bisa menjadi tolak ukur bagi negara lain jika dikembangkan dengan bagus.

Belakangan ini, bangsa kita bisa banyak mendapat masalah, baik itu dalam masalah politik, perekonomian ataupun masalah lainnya. Namun apa yang telah kita lakukan? Kita hanya ribut memperdebatkannya, saling ucap sana sini, tanpa terpikir untuk memberi solusi.

Sudah saatnya Bangsa kita untuk bangkit. “Indonesia bergerak maju”, itu yang harus ada di lubuk hati kita semua, begitupun untuk para penerus bangsa kita. Apa saja yang perlu kita perbaiki dan kembangkan untuk bisa bergerak maju?

Kemunduran suata Negara bukanlah merupakan kesalahan pemimpinnya, bahkan salah mereka yang memilih. Namun, perlu kita sadari, semuanya tergantung pada rakyatnya. Apa saja yang kita telah perbuat untuk Indonesia? Bisakah kita menyebutkan sumbangsih yang telah kita berikan kepada Indonesia? Mari kita renungkan sejenak. 

Beberapa hal yang besar pengaruhnya terhadap kemajuan Indonesia, diantaranya:

1.Birokrasi yang adil, serta pendidikan yang bagus.

Pelaksanaan birokrasi di setiap negara berbeda-beda tergantung dari sistem pemerintahan yang dianut oleh setiap negara. Birokrasi di sebuah Negara dapat terlihat dari penyediaan pelayanan publik oleh pemerintah kepada masyarakatnya seperti pengadaan barang dan jasa terutama dalam bidang transportasi, pelayanan kesehatan, pelayanan administrasi, dan penyediaan pendidikan gratis.

Di Indonesia sendiri, banyak yang mengeluh kesahkan permasalahan pelayanan publik selama ini. Terjadinya birokrasi yang kurang bagus, mungkin dikarenakan oleh peraturan yang tumpang tindih antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, peraturan yang berganti-ganti sehingga membingungkan masyarakat. Jadi wajar, birokrasi Indonesia dianggap kurang bagus di pemerintahan sebelumnya.

Kita bisa bercermin kepada salah satu Negara Eropa, Swiss. Sebuah Negara yang teratur dengan sistem pemerintahannya, juga Negara yang memiliki pondasi perekonomian yang kuat.

Menurut salah satu teman saya yang berdiam di Swiss, Rany, mengatakan bahwa dia sudah hampIr 20 tahun diam di Swiss, dan di sana tidak bekerja. Setiap harinya dia melukis, terkadang membuat keramik atau bata. Banyak pendatang yang memilih untuk tinggal di Swiss, dia sendiri pun mendapatkan upah atau uang kesejahteraan meskipun tidak bekerja, yang setahun kalau dihitung-hitung lebih dari 70 juta. Maka tak menutup kemungkinan, penduduk di Swiss dalam keadaan makmur, tingkat kriminalitas yang rendah, serta perkonomian yang semakin membaik setiap tahunnya.

Indonesia dalam 3 tahun terakhir sudah mulai membaik, terutama di infrastruktur yang sudah dijalankan serta pelayanan-pelayanan yang sifatnya mempermudah.

Papua, dulu yang kita kenal sebagai daerah tertinggal, sulit mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta hidup dalam keadaan gelap, kini sudah terlewati dengan adanya bantuan dari pemerintah.

Flash Blogging, #temublogger Kalimantan Selatan
“Pada tahun ini, pemerintah fokus dalam pemerataan yang berkeadilan, dimana rakyat miskin dan daerah yang masih tertinggal mendapatkan keadilan yang sama dengan daerah lain”, seperti yang disampaikan Bapak Andoko, TIM Komunikasi Presiden RI pada acara Flash Blogging 2017 di Hotel Mercure Banjarmasin.

Memang tidak dipungkiri juga, majunya sebuah Negara sangat tergantung dari latar belakang pendidikannya. Kita bisa bercermin kepada Negara-negara maju yang lain, bagaimana pendidikan yang mereka miliki. Indonesia bukanlah Negara yang bodoh, atau Negara yang ketertinggalan pendidikannya. Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah agar Indonesia bergerak maju. Mulai dari sistem pendidikan, pola belajar yang diterapkan pada kurikulum hingga pemberian bantuan dalam dunia pendidikan.

Faktanya, jika sumber daya manusia (SDM) warga Indonesia dibandingkan dengan Negara lain, tidaklah kalah. Terlihat dari beberapa prestasi yang pernah diraih warga Indonesia di tingkat Internasional. Di tahun 2017, Pelajar Indonesia kembali menorehkan prestasi internasional. Dikutip dari Kompas, Tim Indonesia mempersembahkan satu medali emas dan tiga medali perak dalam Olimpiade Kimia Internasional 2017 di Mahidol University, Salaya Campus, Thailand. Kompetisi bidang kimia untuk siswa SMA tingkat dunia ke-49 ini diikuti peserta dari 80 negara pada 6-15 Juli 2017.

2. Mencintai Indonesia dengan melestarikan seni dan budaya.

Indonesia bisa bergerak maju dengan adanya social movement yang diciptakan para generasi penerus. Di Kalimantan Selatan sendiri, terdapat banyak seni budaya yang bisa kita lestarikan dan kita kembangkan untuk bisa unjuk gigi di ranah internasional. Adapun social movement yang telah hadir di Banjarmasin sendiri, yakni Play Plus Banjar.

Source : Instagram @playplusbanajr
Balogo, salah satu permainan tradisional yang ada di Banjarmasin. Kini keberadaannya mulai terkikis oleh perkembangan jaman, namun dengan adanya sebuah komunitas Play Plus Banjar, permainan tradisional ini mulai kembali diperkenalkan kepada khalayak ramai. Ini merupakan  suatu perwujudan dan peranan yang kita harapkan untuk bisa berkonstribusi dalam kemajuan Indonesia.

Dengan birokrasi yang bagus serta pendidikan yang baik, melestarikan seni budaya yang kita punya di daerah masing-masing, Indonesia akan mampu menjadi lebih maju dan disegani oleh Negara lain. Jangan pernah lelah untuk mencintai Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mahyu.id © 2016. All Rights Reserved