7 Tips Menjadi Travel Blogger Yang Profesional
Tips Travel Travelling

7 Tips Menjadi Travel Blogger Yang Profesional

Traveler, mempunyai hobi jalan-jalan dan nge-blog bisa menjadi manfaat tersendiri loh buat kamu. Tidak hanya berbagi mengenai aktivitas travelingmu saja, kalau kamu berhasil jadi seorang travel blogger terkenal, kamu bisa-bisa dilirik oleh perusahaan travel untuk melakukan perjalanan gratis dan me-review tempat-tempat wisata yang sudah ditentukan. Wah, enak dong? Ya jelas, enak banget malah! Kapan lagi bisa jalan-jalan gratis dan dapat bayaran pula? Nah, kalau kamu juga ingin jadi seorang travel blogger, berikut ini adalah tips menjadi travel blogger yang professional.

1. Perhatikan konten, jangan asal share

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memperhatikan konten yang akan kamu share di blog. Fokuskan blogmu menjadi blog travel, jadi yang kamu share adalah all about travel, mau review, tips atau cerita perjalanan juga nggak apa-apa.

Yang tidak kalah pentingnya adalah, konten yang kamu share juga harus bermanfaat nggak hanya sekedar curhat. Pembaca akan bosan kalau kamu hanya curhat dan haha hihi nggak jelas di dalam blog. Berikan informasi mengenai rute perjalanan, berapa biaya yang dikeluarkan, bagaimana kamu menginap dan hal informatif lainnya. Semakin informatif konten yang dishare tentu saja akan semakin menarik minat pembaca untuk berkunjung ke blogmu.

2. Lakukanlah hal yang menarik

Cerita perjalanan yang tidak biasa namun tetap informatif tentunya juga menjadi daya tarik lain dari sebuah blog travel. Misalnya, kamu menceritakan pengalaman traveling ala backpacker, kamu melakukan hal-hal unik selama dalam perjalanan, seperti menumpang mobil, atau saat akan menginap kamu berusaha mendekati warga sekitar agar bisa mendapatkan penginapan gratis. Cerita yang tidak biasa, tapi akan memberikan informasi pada traveler lainnya saat mereka ingin melakukan backpacker juga.

3. Fokus dan buat berbeda

Sebelumnya sudah disinggung juga, bahwa kamu harus fokus pada jenis blognya. Tau nggak sih? Sekarang ini persaingan antar travel blog sudah sangat keras loh, mulai bermunculan travel blogger yang sangat pandai membranding diri. Mulai dari blog pribadi, sampai blog yang mendapatkan suntikan finansial dari perusahaan travel tertentu. Kalau kamu tidak bisa memfokuskan jenis blog dan tidak bisa membuat hal yang berbeda, maka blog kamu malah akan tenggelam di mesin pencarian. Kalau sudah begitu, tidak akan ada yang mau membaca blogmu.

Jadi, sebaiknya kamu fokuskan blogmu. Misalnya blog hanya membahas mengenai hal-hal yang belum pernah ditemui di kota-kota kecil yang bahkan belum pernah dilakukan travel blogger lainnya. Ini akan semakin menarik pembaca berkunjung ke blog kamu.

4. Perhatikan kualitas tulisan

Tidak hanya travel blog saja ya, semua blog juga harus memiliki kualitas tulisan yang baik karena “content is the king”, konten yang akan menjadi senjatamu untuk menarik para pengunjung betah berlama-lama tinggal dalam blogmu. Nah, kalau dalam penulisan artikel travel sebaiknya kamu menggunakan jenis tulisan jurnalistik yang santai dan informatif. Selain itu, karena segmentasi blog travel akan mengarah pada anak-anak muda, kamu juga bisa menciptakan sebuah sapaan yang anak mudah banget, misalnya “sob” “bro” “gan” “traveler” atau apa saja yang memang akan membuat pembaca nyaman dan sangat bersahabat saat membaca konten yang kamu share.

5. Percantik tampilan blog dan pilih tamplate yang tepat

Selain konten, tips menjadi travel blogger selanjutnya adalah memperhatikan tampilan blog. Misalnya saja, saat mengupdate konten kamu bisa melengkapi tampilan dengan tambahan foto dan video agar tidak flat hanya tulisan saja. Dengan begitu pembaca bisa melihat keaslian dari tulisan kamu. Pemilihan template juga harus kamu sesuaikan ya. Template yang cerah dan tidak berat saat di buka bisa menjadi pilihanmu.

6. Hindari plagiat

Saat kamu membuat sebuah konten, sebaiknya kamu juga harus menghindari adanya deteksi plagiat di dalam blogmu. Itu akan mempengaruhi keaslian tulisan dan psikologi pembaca. Biasanya seorang pembaca akan mencari beberapa blog saat ingin mencari tahu informasi tertentu, kalau isi kontenmu sama dengan konten lainnya, pembaca malah enggan membaca keseluruhan isi konten tulisanmu dan bisa saja tidak lebih dari 10 detik, tulisannya sudah di close.

Kalau kamu ingin mengambil gambar dari google, usahakan cantumkan sumber gambarnya, jangan asal comot saja. Kalau sudah ketauan plagiat oleh pemilik asli fotonya bisa-bisa kamu di tuntut loh karena menggunakan gambar tanpa mencantumkan sumber.

7. Interaktif dengan pembaca

Ibarat rumah yang di dalamnya ada penghuninya, kalau kita berkunjung pasti kita disambut dengan baik. Nah, begitu juga dengan sebuah blog. Kamu harus membuat blogmu terlihat hidup, ini akan lebih menarik minat pembaca.

Misalnya saja, saat ada yang berkunjung dan meninggalkan sebuah komentar, segeralah berikan tanggapan agar pengunjung blog merasa dihargai. Selain komentar kamu juga harus memperhatikan kapan terakhir kamu memposting artikel, jangan sampai blog tidak diisi-isi sampai 5 tahun lebih, ini sama kayak rumah yang sudah tidak diurus selama bertahun-tahun.

Itulah 7 tips menjadi travel blogger professional yang bisa kamu terapkan pada blogmu. Menjadi seorang blogger pemula memang susah-susah gampang, karena kamu harus membangun branding yang berbeda agar bisa menyaingi travel blogger lainnya. Sebaiknya kamu juga jangan terlalu membuat-buat konten blogmu ya, biarpun ingin terlihat berbeda tapi kamu harus memberikan konten yang natural atau tidak terlalu berlebihan agar tidak membuat para pembaca jadi ogah membaca tulisan blogmu.

Post Comment