Tips

7 Cara Sederhana Mencari Inspirasi untuk Menulis Puisi

Sesuai dengan namanya, inspirasi ini memang layak disebut jaelangkung, datang tak dijemput, pulang pun tak diantar. Jadi, Anda perlu mencarinya untuk menjemput inspirasi. Meskipun sebenarnya istilah menjemput juga kurang tepat, karena tidak ada yang tahu tempat menjemputnya. Ibaratnya, saat ingin menjemput di halte, justru bertemu di lampu merah. Banyak penulis berusaha mencari inspirasi untuk menulis puisi dengan berbagai cara.
Disadari atau tidak, sebuah puisi menunjukkan kualitas dan kuantitas penulisnya. Untuk membuat isi yang mengena, banyak penulis puisi pergi ke sana ke mari untuk mencari inspirasi. Penyuka puisi biasanya menyukai kedua jenisnya, yang maknanya tersirat maupun tersurat. Beberapa orang menganggap isi Alquran sebagai puisi dan syair terindah sepanjang masa. Lalu bagaimana sebenarnya cara menemukan inspirasi? Intip cara sederhananya.
1. Mengikhlaskan Diri
Niatkan dan ikhlaskan diri menulis puisi untuk kebaikan, seperti bertujuan untuk membuat pembacanya bersemangat, rajin belajar, saling menyayangi, dan lainnya. Santai saja, jangan sekali-kali memaksa otak untuk mencari kosa kata baru untuk menambah estetika puisi Anda. Jika dipaksakan, dapat menimbulkan stres yang justru menghambat kerja otak untuk menjemput dan menerima ide.
2. Wudhu dan Sholat
Selain kewajiban dan kebutuhan, air wudhu dan sholat sudah terbukti secara medis melalui penelitian membuat pikiran lebih fresh. Air dan ibadah membantu Anda untuk memaksimalkan fungsi dari ketiga belahan otak, yaitu otak kanan, kiri, dan tengah. Ya, selain Intelectual, ketiganya berpengaruh terhadap kondisi ESQ (Emotional, Spiritual Quotient) seseorang.
3. Jalan-jalan dan Refreshing
Belum menulis tapi sudah jalan-jalan dan refreshing? Jangan salah, inspirasi yang orisinil justru lebih mudah di dapat saat anda tidak berada di depan laptop. Anak-anak yang bersepeda, ibu-ibu penjual jamu gendong, daun yang jatuh, dan lainnya bisa menjadi sumber inspirasi. Anda bisa mengkombinasikan antara pengalaman di dunia nyata dengan referensi lain dari hasil membaca, browsing, dan menonton.
4. Membaca, Browsing, dan Menonton
Tak hanya tulisan non-fiksi, cerpen, ataupun novel yang membutuhkan referensi, pusi pun memerlukannya. Anda bisa membaca novel, cerpen, artikel, feature, atau puisi lainnya, tak perlu membatasi diri hanya membaca fiksi. Lalu internet dengan segudang informasinya dapat memancing ide melalui browsing. Jika jenuh, Anda dapat menonton TV (seperti sinetron, FTV, dan ceramah), teater, atau film.
5. Membersihkan Rumah
Aktivitas ini bukan hanya membuat ibu Anda senang, tapi membantu Anda memperoleh inspirasi dan ide baru. Misalnya saja Anda menemukan semut, atau hewan kecil lainnya di tempat cuci piring yang sedang berusaha menghindari air. Kalimat ‘Tak mampu menyentuhmu yang begitu rapuh’ bisa menjadi inspirasi awal. Selain itu, rumah yang bersih dan rapi membuat nyaman untuk mencari inspirasi.
6. Mencari Tempat yang Tenang
Tinggal dengan keluarga besar dan memiliki banyak keponakan kecil seringkali membuat Anda kesulitan mencari tempat yang tenang untuk mencari inspirasi. Tapi, jangan dijadikan alasan untuk tidak menulis puisi. Anda bisa memanfaatkan waktu sepertiga malam terakhir, karena sebagian penghuni rumah masih terlelap. Lakukan sholat malam dan olahraga ringan, dijamin otak Anda mudah menemukan inspirasi.
7. Menyiapnyiagakan Notebook
Notebook di sini bukan alat elektronik ya, tapi buku catatan kecil seperti yang selalu dibawa polisi dalam anime Detektif Conan. Tapi Anda bisa juga memanfaatkan smartphone yang sudah dilengkapi dengan aplikasi note. Nah, siapsiagakan selalu catatan itu, karena bermanfaat untuk menulis ide yang seringkali muncul tiba-tiba. Dan jika tidak segera mencatatnya, akan hilang selamanya dari memori Anda.

 

Keberadaan puisi kini tidak hanya dinikmati penyuka dan penggemar puisi, tapi juga pembaca novel, film, dan lainnya. Banyak penulis novel dan film yang memasukkan puisi di dalamnya untuk menambah estetika, menyentuh hati pembaca atau penonton dan banyak tujuan-tujuan lainnya. Pembaca dan penonton pun akan dengan mudahnya mengingat puisi yang berkesan. So, bagaimana? Sudah menerapkan 7 cara sederhana mencari inspirasi untuk menulis puisi seperti di atas? Selamat mencoba dan jemput inspirasi Anda!

2 Comments

Post Comment